Amien Rais, Syafii Maarif dan Malik Fadjar Isi Dialog Muktamar Muhammadiyah

Muktamar ke-47 Muhammadiyah

Amien Rais, Syafii Maarif dan Malik Fadjar Isi Dialog Muktamar Muhammadiyah

M Iqbal - detikNews
Rabu, 05 Agu 2015 20:40 WIB
Amien Rais, Syafii Maarif dan Malik Fadjar Isi Dialog Muktamar Muhammadiyah
Foto: Ahmad Toriq
Jakarta - Sebanyak 3 tokoh Muhammadiyah dihadirkan di forum Muktamar Muhammadiyah ke-47, yaitu Prof Amien Rais, Prof Syafii Maarif dan Prof Malik Fadjar. Ketiganya hadir untuk mengisi dialog tentang tema Muktamar ke-47.

Tema dimaksud adalah 'Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan'. Dialog digelar di arena Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (5/8/2015) malam.

Amien Rais dan Syafii Maarif adalah mantan ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sementara Malik Fadjar ketua PP Muhammadiyah. Dialog dimoderatori oleh ketua umum Prof Din Syamsuddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prof Amien Rais pernah memimpin persyarikatan dan berjasa memimpin gerakan sosial politik lewat reformasi dan menjadi ketua MPR. Kedua, Prof Syafii Maarif meneruskan Muhammadiyah periode 2000-2005. Memang tidak pernah duduk di lembaga negara formal, tapi terakhir publik Indonesia tahu beliau menjadi rujukan Presiden Jokowi," ucap Din saat membuka acara sambil kelakar.

Hadir sekitar 6.000 pengurus Muhammadiyah dari kalangan Muhammadiyah dan Aisyiyah dengan duduk yang terpisah kiri dan kanan.Β  Din menyebut dialog kebangsaan itu sebagai 'Mata Matahari'.

Dalam paparannya, Amien Rais memulai dengan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-47 yang berlangsung tertib. Dia menyebut Muktamar Muhammadiyah selalu menjadi hal yang luar biasa.

"Saya masuk ke kampus ini, betapa hebatnya Muhammadiyah ini. Mau Muktmar ganti tempat, umumnya di kampus (Muhammadiyah) yang besar. Di Malang, Jogja, Solo, sekarang di Makassar, apresiasi publik kepada Muktamar kita sangat bagus," ucap Amien Rais.

"Jadi sejuk, teduh, penuh ukhuwah kemudian mau mencari 13 pimpinan juga ada kompetisi kecil-kecilan, kalau tidak ada lucu saling buat paket. Yang namanya ada di dua paket alhamdulillah, yang tidak alhamdulillahnya kecil," imbuhnya sedikit kelakar.

Hingga pukul 21.20 WITA dialog masih berlangsung sudah memasuki paparan pemateri kedua Syafii Maarif dan selanjutnya nanti oleh Malik Fadjar. (bal/slh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads