"Ya yang jelas trem, ada lingkar luar barat dan timur. Dan semua dikerjakan sesuai aturan," pesannya pada Pjs Walikota di Balai Kota Surabaya, Rabu (5/8/2015).
Risma juga berpesan kepada seluruh kepala dinas dan pegawai di Pemkot Surabaya agar tetap bekerja untuk masyarakat dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di sisa masa jabatan, ia mengaku ada beberapa program yang sedang dikebut. Harapannya saat jabatan berakhir, warga mendapatkan banyak manfaat.
"Selesaikan yang krusial, misal izin TPA untuk pembangkit listrik, lingkar luar luar barat, lingkar luar timur, trem dan underpass Mayjen Sungkono serta menjadikan RSU dr Soewandhi menjadi rumah sakit pendidikan" pungkasnya.
Risma mengkhiri masa tugas pada 28 September 2015. Selama 5 tahun dipimpin Risma, Kota Pahlawan meraih beragam penghargaan. Keberlangsungan kepemimpinan dimungkinkan terhambat karena Pilkada ditunda. Risma dan Whisnu Sakti Buana jadi calon tunggal setelah pendaftaran pasangan yang diusung Demokrat dan PAN, Dhimam Abror-Haries Purwoko, batal karena Haries 'menghilang dari kantor KPU, Senin (3/8). (ze/try)











































