"Ya menyampaikan. Tentu saja menyampaikan kepada ketua-ketua partai agar daerah-daerah yang masih satu calon itu bisa ditambah dengan calon yang lainnya. Seperti dulu ada yang tidak ada calon sama sekali, Bolaang Mongondow. Sekarang muncul tiga calon. Coba dicek. Kan nyatanya ada, muncul dua atau tiga," kata Presiden Jokowi usai pertemuan dengan pimpinan Lembaga Negara di Istana Bogor, Rabu (5/8/2015).
Jokowi yakin perpanjangan masa pendaftaran calon itu akan menyelesaikan masalah. Apalagi pimpinan parpol juga memberikan sinyal mendukung pelaksanaan Pilkada secara serentak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi memang sudah menanyakan langsung kepada para petinggi parpol yang sebagian adalah para petinggi MPR dan DPR. "Mereka juga akan berusaha agar memunculkan calon-calon yang ada di sana," imbuh Jokowi.
Jokowi bahkan tak memikirkan akan mengeluarkan Perppu. Apalagi sampai memikirkan sanksi untuk parpol yang tak mengajukan calon di Pilkada. Jokowi akan berusaha semaksimal mungkin agar Pilkada tak tertunda, namun juga tak bisa menjamin apakah semua akan terlaksana sesuai rencana.
"Ya kalau nggak ada calonnya masa pemerintah suruh jamin," katanya.
Apakah tetap akan ada Pilkada yang ditunda tahun 2017 jika tetap hanya ada satu pasangan calon? "Nanti setelah 7 hari baru saya sampaikan," pungkasnya.
(jor/van)











































