Gerindra Dukung Perpanjangan Masa Pendaftaran Calon di 7 Daerah

Selamatkan Pilkada Serentak

Gerindra Dukung Perpanjangan Masa Pendaftaran Calon di 7 Daerah

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 05 Agu 2015 17:56 WIB
Gerindra Dukung Perpanjangan Masa Pendaftaran Calon di 7 Daerah
Fadli Zon (Foto: Adhi Wicaksono/CNN Indonesia)
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu soal perpanjangan pendaftaran pilkada. Jika masih terdapat satu pasangan calon bila masa perpanjangan pendaftaran diberlakukan, maka Gerindra mengusulkan untuk menunda pelaksanaan Pilkada hingga 2017.

"Jadi kita anjurkan tidak gunakan Perppu, tapi memang memperpanjang masa pendaftaran," ujar Waketum Gerindra Fadli Zon di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/8/2015).

Fadli Zon menyebut tidak hanya 7 pasangan yang menjadi calon tunggal tetapi masih ada 85 calon lainnya yang masih menunggu tahap verifikasi dari KPU. Fadli menegaskan tidak menyetujui adanya penerbitan perppu.

"Perppu sangat polisitis. Perppu bisa berlalu efektif saat itu ternyata ditolak maka terjadi kekacauan maka calon batal. Jadi kita menghindari itu," terangnya.

"Setelah tujuh hari tidak ada calon, maka akan ikut pilkada serentak selanjutnya," sambungnya.

Di tempat terpisah, Bawaslu sudah mengeluarkan rekomendasi untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memperpanjangan pendaftaran Pilkada serentak. Rekomendasi perpanjangan hingga 7 hari dimulai sejak Kamis tanggal (6/8).

"Bawaslu merekomendasikan KPU untuk memberikan kesempatan perpanjangan masa pendaftaran pilkada. Berdasarkan rapat kami, direkomendasikan perpanjangan terakhir 7 hari," ujar Ketua Bawaslu, Muhammad, di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (5/8).

Muhammad menegaskan perpanjangan masa pendaftaran hanya berlaku 7 daerah yang belum terpenuhi dua pasangan calon. Selama 7 hari tersebut, pemerintah berharap terdapat partai politik yang mendaftarkan kadernya untuk ikut serta di Pilkda.

"Selama 7 hari ini berharap parpol menyiapkan kader-kadernya yang kompeten untuk mendaftar dan bersaing sehat. Kami masih tunggu," terangnya.

(fiq/aan)


Berita Terkait