"Nah itu aku tuh pusing ya, kita sudah ngomong hati-hati jangan sampai ada kebakaran di rumahmu, arus listrik coba diatur, eh saya tiba-tiba dapat informasi tadi malam (penyebabnya) karena bakar sampah merembet ke mana-mana," ujar Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2015).
"Terus saya bilang bahwa musim ini waspada kebakaran, jangan sampai karena pemadamnya juga kesulitan, sungai-sungai banyak yang sudah kering. Musim kemarau," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh warga yang mau bakar sampah atau nyalain kompor, tes dulu semua. Kalau sudah 1 kena, itu bukan diri sendiri saja, tapi tetangga dan lingkungannya juga kena. Jadi waspadalah," ingat Djarot.
Apakah Pemprov akan mengalokasi anggaran revitalisasi untuk pembangunan Pasar Gembrong kembali?
"Kita lihat dulu. Kebakaran itu klasik di sini. Nanti biar di tata lagi. Saya belum ke sana, dampaknya seperti apa (belum lihat langsung)," pungkasnya.
Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal menduga, kebakaran diakibatkan adanya pembakaran sampah di bantaran Kali Cipinang. Kebakaran menghanguskan 9 toko mainan dan 40 rumah warga.
Perumahan padat penduduk dengan bangunan semi permanen ini membuat api semakin cepat membesar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.
(aws/slh)











































