Pemuda Muhammadiyah: Korupsi Sama dengan Sirik, Dosanya Tak Terampuni

Pemuda Muhammadiyah: Korupsi Sama dengan Sirik, Dosanya Tak Terampuni

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 05 Agu 2015 15:23 WIB
Pemuda Muhammadiyah: Korupsi Sama dengan Sirik, Dosanya Tak Terampuni
Foto: Ahmad Toriq
Jakarta - Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak punya pandangan keras soal hukuman untuk koruptor.Β  Selain mengusulkan agar jenazah koruptor tak disalatkan, dia juga menilai dosa koruptor tak terampuni.

"Yang harus dipahami, korupsi itu sama dengan sirik sosial, sirik muamalah, karena dia menuhankan uang. Dosanya tak terampuni," kata Dahnil saat berbincang di sela-sela Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar, Sulsel, Rabu (5/8/2015).

Dalam Islam, sirik artinya menduakan Allah, yaitu menganggap ada zat lain yang serupa Tuhan selain Allah. Bagi Danhil, para koruptor sudah menduakan Allah karena menuhankan uang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Oleh karenanya dia mengusulkan agar Muhammadiyah membuat fatwa jenazah koruptor tak usah disalatkan. Namun memang usulan ini belum sama sekali dibahas di Muktamar ke-47.

Lebih jauh, Danhil menyoroti sejumlah mantan napi korupsi yang mencalonkan diri di Pilkada Serentak 2015 tahun ini. Dia menyerukan agar rakyat tak memilih para mantan napi tersebut.

"Karena mereka jelas bersalah. Dengan mereka mematuhi aturan KPU membuat pengumuman di media massa bahwa pernah ditahan, itu kan sama saja mereka mengaku bersalah pernah melakukan korupsi," ulasnya.

(tor/faj)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads