"Yang harus dipahami, korupsi itu sama dengan sirik sosial, sirik muamalah, karena dia menuhankan uang. Dosanya tak terampuni," kata Dahnil saat berbincang di sela-sela Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar, Sulsel, Rabu (5/8/2015).
Dalam Islam, sirik artinya menduakan Allah, yaitu menganggap ada zat lain yang serupa Tuhan selain Allah. Bagi Danhil, para koruptor sudah menduakan Allah karena menuhankan uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh, Danhil menyoroti sejumlah mantan napi korupsi yang mencalonkan diri di Pilkada Serentak 2015 tahun ini. Dia menyerukan agar rakyat tak memilih para mantan napi tersebut.
"Karena mereka jelas bersalah. Dengan mereka mematuhi aturan KPU membuat pengumuman di media massa bahwa pernah ditahan, itu kan sama saja mereka mengaku bersalah pernah melakukan korupsi," ulasnya.
(tor/faj)











































