"Sesuai undang-undang itu man, money, materil itu seluruhnya masuk dalam kekuasaan Mahkamah Agung," ucap Hatta Ali, di Gedung Sekretariat MA, Jl Jend Ahmad Yani, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Hatta Ali juga menjelaskan, kenapa MA ingin ambil penuh dalam rekrutmen hakim. Alasannya karena independensi hakim harus dijaga.
"Kalau ada lembaga lain terlibat, lalu karena hakimnya berutang budi dalam rekrutmen, maka nanti independensi hakimnya kan terganggu. Apa bisa didasari independennya?" ucap Hatta Ali.
Selain itu, Hatta Ali mengatakan, para calon hakim juga menginginkan supaya proses rekrutmen hakim hanya di bawah MA tanpa perlu melibatkan KY.
"Jadi bukan teman-teman di MA saja, para calon hakim juga menginginkan demikian," ucapnya.
Meski ada polemik, Hatta Ali mengatakan proses rekrutmen hakim akan digelar tahun ini. Tapi dia tidak bisa memastikan apakah rekrutmen tahun ini melibatkan KY atau tidak.
"Lihat saja nanti," ucapnya. (rvk/asp)











































