Hal tersebut disampaikan Djarot saat pengukuhan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 2015, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (5/8/2015). Menurut dia, perubahan cuaca yang terbilang ekstrem harus menjadi perhatian PPIH dalam membantu para jemaah haji. Dia mengkhawatirkan jemaah haji mengalami dehidrasi di tengah cuaca panas.
"Termasuk PPIH jangan sampai telat minum, makanya diperbanyak air putih. Minuman soft drink boleh lah dikasih kalau nanti cuaca sudah normal. Yang terpenting jaga kondisi kesehatan sehingga bisa melayani jemaah haji kita di sana dengan baik," ujar Djarot.
Selain memperbanyak air putih, Djarot juga berpesan agar petugas PPIH dan juga jemaah haji untuk memperbanyak meminum sari buah.
"Nah ini minuman jus seperti ini pasti disukai jemaah, kalau yang ini jangan (sembari menunjuk minuman soft drink) ini kurang bagus," ujar Djarot.
"Justru lebih baik diperbanyak sari buah seperti ini karena mengandung banyak vitamin," ujarnya.
Djarot mengatakan, jika jemaah haji diberi minuman soft drink dikhawatirkan berdampak pada kesehatan jamaah tersebut. "Kalau dikasih ini kasihaan jemaahnya yang punya penyakit lambung bisa sakit jemaah kita," paparnya. (ahy/ahy)











































