Banjir di Yogya Mulai Surut

Banjir di Yogya Mulai Surut

- detikNews
Rabu, 23 Feb 2005 23:25 WIB
Yogyakarta - Banjir di Yogyakarta akibat meluapnya air sungai Code, saat ini mulai surut. Namun begitu masih ada warga yang terpaksa mengungsi karena rumahnya sempat terendam air. Beberapa warga lainnya berjaga-jaga dimulut gang sekitar kampung yang tergenang air."Air sudah surut sejak pukul 20.30 tadi dan listrik juga sudah dinyalakan lagi oleh PLN," kata Suryono warga kampung Gemblakan Bawah kecamatan Danurejan kepada detikcom, Rabu (23/2/2005).Menurut Suryono, air Sungai Code mulai meluap pada pukul 17.30 dan mencapai puncak sekitar pukul 18.00 hingga 18.30 WIB. Saat itu air langsung meluap hingga naik hingga melewati tanggul sungai setinggi 2,5 meter. Saat air masuk ke rumah dan menggenangi gang-gang di pinggir sungai, warga langsung berteriak saling memberitahukan kepada tetangga sekitar."Saya bersama keluarga langsung menyelamatkan diri ke rumah tetangga ketika air sudah seinggi lutut," kata Suryono yang rumahnya berjarak sekitar 15 meter dari tanggul sungai Code itu.Menurut dia, saat menyelamatkan harta bendanya, ada warga langsung menutup pintu rumah, sambil mengemasi barang-barang yang bisa diselamatkan. Adapula warga yang menitipkan hartnya berupa peralatan elektronik seperti televisi ke rumah tetangga yang tidak terkena banjir."Ibu-ibu dan anak-anak langsung mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Sedangkan para pemuda dan bapak-bapak berjaga di sekitar rumah saat aliran listrik dipadamkan," katanya.Berdasarkan pantauan detikcom, hingga pukul 21.00 WIB, gair mulai surut hingga batas tanggul sungai, namun aliran sungai masih cukup deras. Hal itu tampak dari warna air yang hitam kecoklatan disertai bunyi air yang mengemuruh.Kampung yang paling parah akibat terkena luapan sungai yakni Kampung Gemblakan Bawah, Ledok Cokrodirjan dan sebagian di kampung Ledok Jagalan dan Ledok Suryatmakan di Kecamatan Danurejan, Gondomanan dan Pakualaman. Hingga kini belum diketahui berapa jumlah kerugian yang diderita warga yang tinggal di sekitar pinggir Sungai Code.Selain disebabkan hujan deras yang terjadi sejak pukul 15.30 hingga 18.30 WIB, banjir di Sungai Code diperkirakan akibat air kiriman dari kawasan Merapi yang masuk ke hulu Sungai Boyong.Untuk menjaga keamanan, di kampung-kampung yang terkena banjir warga memasang portal dari bambu, meja/kursi untuk menutup pintu-pintu gang. Selain itu di mulut gang-gang tersebut dijaga beberapa orang pemuda dan anggota kepolisian sektor setempat. Namun ada beberapa warga juga yang berjaga di dekat lokasi banjir untuk berjaga-jaga bila ada kemungkinan terjadi banjir susulan."Kita berjaga di sekitar lokasi jangan sampai ada orang tak yang dikenal masuk ke kampung kemudian mengambil kesempatan untuk berbuat jahat," kata Syaiful warga Gemblakan Bawah.Saat ini setelah hujan reda banyak warga Yogyakarta yang menyaksikan banjir tersebut dari atas beberapa jembatan di sungai Code diantaranya jembatan Kewek Abu Bakar Ali, jembatan Sudirman, jembatan Jambu Jalan Mas Suharto, jembatan Juminahan Cokrodirjan dan jembatan Sayidan jalan Senopati. (mar/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads