"Di abad kedua ini, tidak relevan lagi Muhammadiyah disejajarkan dengan Ikhwanul Muslimin di Mesir, Jemaat Islamiyah di Iran, atau Wahabi di Arab Saudi. Muhammadiyah kini sedang merasa berkompetisi, dalam artian fastabikhul khairat dengan gerakan keagamaan di Turki, Gulen Movement," kata Hajri di arena Muktamar ke-47 di Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (5/8/2015).
Gulen Movement adalah organisasi keagamaan yang berbasis di Turki. Fokus organisasi ini adalah bidang pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fokus gerakan Muhammadiyah di Indonesia memang di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan. Hajri berharap gerakan ini bisa melanglang buana di dunia internasional dengan membuka sekolah Muhammadiyah di negara-negara sahabat.
(tor/erd)











































