Sebagai salah satu solusinya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengusulkan ke pihak Bina Marga untuk membuka sebagian arus jalan tol dalam kota arah timur untuk diberlakukan contra flow.
"Kami mengusulkan agar tol dalam kota yang dari arah Slipi ke Cawang itu diberlakukan contra flow lagi. Sebab jalan alteri sudah tidak menampung beban volume kendaraan yang ada," jelas Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Risyapudin Nursin kepada detikcom, Rabu (5/8/2015).
Â
Adapun, rekayasa contra flow diterapkan di Tol Dalam Kota dari mulai Tol Cawang hingga keluar di Pintu Tol Senayan. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi tabrakan kendaraan dari arah Slipi dan Cawang ini, petugas akan membatasinya dengan barier.
Â
"Idealnya contra flow diterapkan pada pagi hari pukul 06.00-10.00 WIB, agar para pekerja kantoran tidak telat karena macet," imbuhnya.
Â
Rencana ini baru akan dibahas bersama Bina Marga. Polda Metro Jaya dan Bina Marga akan rapat terkait hal ini pada minggu-minggu ini.
Â
Proyek pembangunan JLNT Kuningan-Polda ini diperkirakan baru akan selesai pada tahun 2017 nanti. Sampai saat ini, proyek tersebut baru pada tahapan pengecoran tiang penyangga. Sejumlah tiang penyangga sudah berdiri tegak di sepanjang sekitar 200 meter saja. Padahal, jarak dari Kuningan ke Polda Metro itu sekitar 1,5 Km.
(mei/hri)











































