Dahnil pidato berapi-api di panggung muktamar di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (4/8/2015).
"Kalau dulu KH Ahmad Dahlan berperang melawan kebodohan dan pembodohan, maka sekarang harus ada pernyataan, affirmative action dari Muhammadiyah melawan korupsi, kalau perlu ada fiqih antikorupsi," ujar Dahnil yang disambut meriah peserta muktamar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pimpinan sidang pleno, Bendahara PP Muhammadiyah Anwar Abbas, tertarik membeli kaos tersebut. Sebelum Dahnil turun panggung, dia meminta kaos itu dan memakainya. Kemudian memberikan uang Rp 500 ribu bagi Dahnil. Aksi tersebut mengundang tawa para muktamirin.
(tor/fdn)











































