Risma: Kalau dengan Uang, Kemarin Selesai

Selamatkan Pilkada Serentak

Risma: Kalau dengan Uang, Kemarin Selesai

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Selasa, 04 Agu 2015 15:12 WIB
Risma: Kalau dengan Uang, Kemarin Selesai
Foto: Yudhistira Amran Saleh
Jakarta - KPU menunda Pilkada di 7 daerah dengan pasangan calon tunggal, termasuk Surabaya. Di akhir yang sulit Calon Wali Kota Surabaya incumbent Tri Rismaharini memilih tak memainkan politik uang.

"Sekarang ini kita bisa tahu. Kita tidak ada money politics sama sekali. Kalau dengan uang, kemarin selesai. Tapi kita nggak ada," kata Risma.

Hal ini disampaikan Risma di sela-sela pertemuan dengan Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi, di kantor KemenPANRB, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi Risma cukup sulit di last minute sebelum KPU memutuskan menunda Pilwalkot Surabaya hingga tahun 2017. Sebenarnya PD-PAN sempat mengusulkan Dhimam Abror-Haries Purwoko sebagai pasangan penanding Risma, namun Haries menghilang di tengah proses pendaftaran. Ditunggu hingga tengah malah Haries tak menunjukkan diri, KPU pun akhirnya mengambil keputusan tersebut.

Namun meski dalam posisi sulit, Risma ingin semua proses berjalan normal sesuai aturan main yang benar. Karena itu Risma tak berpolitik uang sama sekali.

"Bukan hanya uang, tapi juga komitmen-komitmen lain. Saya juga sudah sampaikan itu ke teman-teman PDIP. Bahwa saya tidak mau komunikasi dengan uang. Dan aku nggak mau ada transaksi," kata Risma.

Rupanya selama ini Risma memang tak berpolitik uang. Karena jika sampai membuat deal maka akan mengganggu tugas kepala daerah ke depan.

"Karena ngurusi rakyat dan warga itu berat. Kemudian ada deal-deal tertentu itu, aku juga nggak kepingin jadi hambatan untuk ngelayani masyarakat. Ya sudah Tuhan mau berkehendak seperti apa. Ya sudah," pungkasnya.
. (van/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads