"Aku tak kerja dulu. Aku masih sampai September. Satu hari 2 jam itu bagi aku waktu yang sangat penting untuk memberikan yang terbaik bagi warga Surabaya. Satu jam pun, setengah jam pun bagi aku waktu yang sangat penting," kata Risma.
Hal ini disampaikan Risma di sela-sela pertemuan dengan Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi, di kantor KemenPANRB, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya aku ngurus-ngurus seperti ini, ada rumah sakit untuk pendidikan. Kita juga butuh dokter-dokter spesialis. Kemarin juga ngurus izin PLN pembelian listrik dari TPA. Aku ngurus sendiri. Karena sudah sekian tahun molor. Kemudian KKUP. Aku juga ngurus sendiri," papar Risma.
"Harus tak terobos, sekarang terobos sendiri. Supaya stafku nih tenang, karena yang berat-berat sudah tak buatkan jalurnya. Sehingga mereka menjalankan rutinitas saja. Kemarin aku juga ngontrol yang apa-apa yang penting untuk belanja PAK termasuk 2015 ini tak kontrol sendiri," kata imbuh Risma.
Semua itu dilakukannya untuk menunjukkan pengabdian kepada warga Surabaya. Risma ingin memberi kenangan manis untuk warga yang mencintainya.
"Jadi sekarang lebih ke arah saya ingin meninggalkan yang terbaik untuk warga Surabaya," tutupnya sembari tersenyum.
(van/try)











































