Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah opsi agar pilkada di beberapa daerah tetap berjalan meski hanya ada satu pasang calon saja.
"Yang penting satu pasang bisa ikut Pilkada. Mekanismenya bagaimana, nanti dirembug. Mungkin Minggu ini diputuska," kata Tjahjo usai menyampaikan arahan kepada peserta PPSA XX 2015 di Lemhanas, jalan Kebon Sirih, Jakpus, Selasa (4/8/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsipnya, satu pasang ini hak politiknya harus dilindungi dan dihormati. Kalau ini diberhentikan, siapa yang menjamin 2017 tiba-tiba muncul pasangan calon lagi," kata Tjahjo.
Menurut Tjahjo, ada usulan agar satu pasang calon yang mendaftar Pilkada langsung dilantik. Namun hal itu dinilai tidak fair. "Kami tidak setuju kalau otomatis dilantik, kan tidak fair, Tidak bisa juga," kata politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.
Lalu apa langkah yang akan diambil oleh Pemerintah?
"Hari ini kami tunggu laporan resmi dari KPU, nanti dibahas di Menkpolhukam. Sudah disiapkan opsi-opsi itu. Mungin nanti sore ada rapat kabinet. Supaya bisa diambil sikap," kata Tjahjo. Β
(tfn/erd)










































