Lewat Surat 'Cinta', Gubernur Gatot dan Evy Mulai Sudutkan OC Kaligis

Lewat Surat 'Cinta', Gubernur Gatot dan Evy Mulai Sudutkan OC Kaligis

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Selasa, 04 Agu 2015 11:36 WIB
Lewat Surat Cinta, Gubernur Gatot dan Evy Mulai Sudutkan OC Kaligis
Foto: Rachman Haryanto/detikcom
Jakarta - Istri muda Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti akan mengirimkan sepucuk surat ke KPK dan OC Kaligis usai dijebloskan ke penjara. Melalui surat itu, Gatot dan Evy mulai akan menyudutkan OC Kaligis yang selama ini selalu membantah keterlibatannya dalam kasus suap hakim PTUN Medan.

"Jadi seperti yang saya sampaikan semalam, hari ini saya akan menyampaikan surat dari Ibu Evy untuk Pak OC Kaligis dan diteruskan ke pihak KPK," kata pengacara Gatot dan Evy, Razman Arief Nasution di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2015).

Razman menjelaskan, surat yang ditulis Evy itu berisi soal cerita terkait kasus suap hakim PTUN Medan. Evy menceritakan segala hal yang dialami selama perjalanan gugatan itu, termasuk keterlibatan Kaligis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini salah satu isinya ya soal bagaimana peran OCK dalam perkara PTUN ini. Pak OCK yang memaksa Bu Evy dan Pak Gatot untuk terus lanjut ke PTUN. Pak Gatot kan tidak tahu hukum, jadi ikut saja yang dikatakan OCK," jelas Razman.

Menurut Razman, Evy kini mulai mau 'menyerang' Kaligis karena merasa tersudut dan dikorbankan Kaligis. Evy sudah keluar banyak uang yang diberikan ke Kaligis, namun malah Kaligis mengaku sama sekali tidak mengenal Evy.

"Ini kan Bu Evy dan Pak Gatot sudah rugi dua kali, sudah keluar uang banyak untuk OCK, tapi kena juga kan ini," tuturnya.

"Kami juga mau meminta agar Pak OCK mau diperiksa baik sebagai saksi bagi Pak Gatot dan Bu Evy, maupun sebagai tersangka kasus ini," tegas Razman.

Melalui suratnya, Evy juga membuka peran Kaligis sejak awal kasus bermula. Evy dan Gatot, ingin memposisikan Kaligis sebagai pihak yang paling berperan dalam kasus suap hakim PTUN ini.

"Bu Evy akan membuka semuanya, kalau perlu kita akan mengajukan Bu Evy sebagai Justice Collaborator," ungkap Razman.

Sejak awal, Evy Susanti memang telah mengakui sejak lama mengenal Kaligis, tepatnya sejak tahun 2002. Evy juga mengakui telah memberikan uang puluhan ribu dolar untuk Kaligis selama proses gugatan PTUN berjalan.

Namun, Kaligis justru sejak awal menegaskan tidak pernah mengenal perempuan bernama Evy. Pengacara kondang itu juga membantah pernah menerima uang dari Evy. (kha/mok)


Berita Terkait