Warga Pekanbaru setidaknya bisa bernafas lega setelah guyuran hujan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB secara merata membuat pagi 07.00 WIB, untuk sementara asap menghilang.
Kondisi asap yang menghilang karena hujan, tentunya membuat masyarakat senang bisa menghirup udara tanpa asap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau udara di Pekanbaru berangsur normal, namun pantauan satelit Terra/Aqua di BMKG masih terdeteksi titik panas di Sumatera.
Dari data BMKG, hari ini menunjukkan masih ada 17 titik panas muncul di Sumatera. Titik panas tersebut menyebar di Lampung 3 titik, Babel 9 titik, Sumsel 5 titik. Sedangkan Riau tidak terdeteksi adanya titik panas.
"Jarak pandang di Pekanbaru hari ini normal di atas 6 km. Namun di Kabupaten Pelalawan, Dumai, Inhu masih diselimuti asap tipis dengan jarak pandang 4 km," kata Kepala BMKG Sugarin kepada detikcom.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya wilayah Pekanbaru diselimuti asap tebal imbas kebakaran hutan. Aktivitas sekolah sempat diliburkan. Kawasan yang terbakar saat ini sudah mencapai 3.600 hektar. (cha/dhn)










































