Bareskrim Akan Bawa Kasus TPPI dan Benjina di Konferensi Aseanapol

Bareskrim Akan Bawa Kasus TPPI dan Benjina di Konferensi Aseanapol

Andri Haryanto - detikNews
Selasa, 04 Agu 2015 01:14 WIB
Bareskrim Akan Bawa Kasus TPPI dan Benjina di Konferensi Aseanapol
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Bareskrim Polri akan membawa kasus korupsi Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) dan human trafficking Benjina ke konferensi Aseanapol atau konferensi polisi se-Asean ke-35.

Seperti diketahui, kasus TPPI hingga saat ini terkendala pemeriksaan terhadap salah satu tersangka, Honggo Wendratmo, yang menetap di Singapura. Hingga saat ini belum ada lampu hijau yang diberikan pemerintah Singapura untuk mempersilakan Polri memeriksa pemilik pejabat TPPI ini.

"Seperti contoh penanganan kasus TPPI, karena ada aturan di Singapura terkait perlindungan terhadap warga negaranya. Sebab itu, perlu dijadikan pembahasan dalam pertemuan itu, perlu kerjasama dalam pengungkapan kejahatan. Kalau tidak, kejahatan itu akan putus," kata Kabareskrim Komjen Budi Waseso di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Buwas, sapaan Budi Waseso, berharap dalam konferensi yang akan mulai digelar Selasa besok, dapat menemukan solusi agar penyidikan berjalan lancar. "Kerjasama, kalau ditemukan warga negara asing di negaranya yang melakukan kejahatan ya harus dikerjasamakan, ya mungkin bisa disidangkan atau ditindaklanjuti," ujar Buwas.

Selain masalah TPPI, pembahasan juga akan menyentuh terkait narkotika dan isu terorisme. "Mereka perlu diberi penjelasan, ada kepentingan semua," ujarnya.

Untuk kasus perdagangan orang yang melibatkan Myanmar, Thailand, Kamboja, serta Indonesia, nantinya juga akan menjadi pembahasan di konferensi Aseanapol. Kasus ini sempat menjadi sorotan dunia dan mencoreng nama Indonesia. (ahy/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads