Apa pasalnya?
Dhimam sendiri sempat mendatangi KPUD Surabaya untuk mendaftarkan diri sebagai calon Wali Kota Surabaya. Dia ditemani oleh Haries Purwoko sebagai pasangannya. Namun secara tiba-tiba Haries pergi menghilang tanpa sempat membubuhkan tanda tangan persetujuanya sebagai calon Wakil Wali Kota Surabaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat ulah Haries ini, asa Dhimam untuk ikut bertarung dalam Pilwalkot Surabaya melawan Tri Rismaharini kandas. Dia pun mengaku bingung ada skenario apa di balik menghilangnya Haries.
"Saya nggak tahu skenario politiknya seperti apa ini," kata Dhimam.
"Meskipun nanti akan ditunggu sampai pukul 00.00 WIB, tapi saya sudah pastikan nggak ikut pilkada tahun ini. Calon wakil saya juga sudah kabur," katanya. (jor/van)











































