PDIP: Ada Upaya Boikot dan Skenario Besar Tunda Pilkada

Jelang Pilkada Serentak

PDIP: Ada Upaya Boikot dan Skenario Besar Tunda Pilkada

Hardani Triyoga - detikNews
Senin, 03 Agu 2015 22:48 WIB
Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - Politikus PDIP Arief Wibowo menilai ada skenario yang menginginkan Pilkada serentak tahun ini di sejumlah daerah dengan pasangan calon tunggal agar ditunda. Dia menyebut pasangan calon yang tak mendaftar sengaja memboikot Pilkada serentak.

"Mereka yang nnggak daftar ini sepertinya sedang melakukan boikot dan skenario besar. Saya yakin nanti banyak lebih banyak lagi calon tunggal di 2017 kalau ditunda," ujar Arif di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Menteng, Jakarta, Senin (3/8/2015).

Dia menegaskan Peraturan Pengganti Undang-Undang atau Perppu soal Pilkada serentak yang mengatur daerah dengan calon tunggal ini semestinya bisa segera cepat dikeluarkan. Jika sudah diterbitkan, maka proses pun bisa berjalan lebih efisien.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harapan saya bisa segera keluar. Kalau bisa malam ini atau jam sepuluh, jam sebelas, langsung keluarkan saja. Kami dari PDIP sudah mendukung itu sejak lama," tutur Anggota Komisi II DPR itu.

Kemudian, jika ada Perppu maka ada beberapa kelebihan peraturan yang diatur. Misalnya, soal tentang peraturan yang selama ini belum ada aturannya.

Persoalan lain seperti tentang calon boneka. Lalu, soal meminimalisir terjadinya transaksi.

"Soal bumbung kosong juga harus ada pembahasan," sebutnya. (hat/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini