Hingga malam ini, Senin (3/8/2015), suasana lokasi ledakan masih ramai warga. Tim Jihandak sudah mengecek. Mereka menemukan puluhan pipa alumunium dan bubuk ammonium nitrate yang dipakai merakit bom ikan.
Di tengah kerumunan warga, Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat Irjen Pol Anton Setiadji hadir. Dia didampingi Wakapolda Sulselbar Brigjen Ike Edwin, Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung dan Kasat Brimob Polda Sulsel Kombes Moh. Arifin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan hebat terjadi sekitar pukul 14.30 Wita atau 15.30 WIB. Ramlah (55) dan Saniyah (35) tewas. Saat ini, jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk proses visum dan autopsi. (mna/try)











































