detikcom melalukan pemantauan Senin (3/8/2015) sore. Suasana lalu lintas di depan Mal Citos, Jakarta Selatan, yang mengarah ke Ragunan, tersendat seperti biasa.
Namun di lokasi ada pemandangan berbeda. Pedestrian atau trotoar mulai dari Gedung Graha Saptaindra hingga Mal Citos nampak berantakan. Tempat pejalan kaki itu berantakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saluran air di bawah trotoar juga tampak tersumbat oleh tanah sisa galian. Sampah dedaunan dan sampah sisa makanan dan minuman juga terlihat menumpuk di dalam. Jika musim hujan tiba, hal ini tentu akan jadi penyebab banjir jika tak dibenahi.
Namun demikian, persoalan besarnya bukan di situ. Kondisi trotoar yang rusak tersebut menganggu pejalan kaki. Jika yang melintas ramai, khususnya menuju atau keluar Mal Citos, tak jarang para pejalan kaki harus melintas di jalan raya. Hal ini tentu berbahaya karena berisiko terserempet kendaraan.
"Ini kalau lagi ramai (orang melintas) kan bahaya. Mustinya ini trotoarnya diberesin. Di rapiin itu kabel-kabelnya, jangan berserakan. Kalau orang masuk lubang kan bahaya," kata Rohmat (52) salah seorang pejalan kaki.
(bar/jor)










































