Gus Mus: Kiai-kiai yang Memilih Pemimpin Kiai

Muktamar NU ke-33

Gus Mus: Kiai-kiai yang Memilih Pemimpin Kiai

Idham Kholid - detikNews
Senin, 03 Agu 2015 16:54 WIB
Gus Mus: Kiai-kiai yang Memilih Pemimpin Kiai
Foto: Idham Khalid
Jakarta - Suasana Muktamar NU ke-33 mulai mendingin setelah Plt Rais Aam Mustafa Bisri berpidato seraya menitikkan air mata. Sebenarnya yang menjadi polemik dalam sidang pleno bukanlah siapa-siapa yang bakal menjadi Ahlul Halli Wal Aqdi, tetapi lebih kepada metode pemilihan Rais Aam itu sendiri.

"Karena ini urusan pemilihan Rais Aam, maka kiai-kiai akan memilih pemimpin kiai," tutur pria yang akrab disapa Gus Mus tersebut di arena Muktamar, Jombang, Jawa Timur, Senin (3/8/2015).

Rais Aam merupakan pucuk pimpinan tertinggi dalam kepengurusan NU. Sedangkan Ahlul Halli Wal Aqdi direncanakan diisi oleh 9 kiai sepuh yang nantinya akan bermusyawarah menentukan Rais Aam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun sebelum sampai ke mekanisme pemilihan seperti itu, Gus Mus terlebih dahulu menyampaikan opsi. Pilihan yang pertama adalah bisa saja Rais Aam dipilih melalui pemungutan suara oleh para Rais Syuriah.

"Pertama, apabila ada pasal yang belum disepakati dalam muktamar tentang pemilihan Rais Aam, tak bisa melalui musyawarah mufakat, maka akan dilakukan pemungutan suara oleh para Rais Syuriah," tutur Gus Mus.

Opsi tersebut dianggap sesuai dengan AD/ART karena memang bila tak bisa mekanisme musyawarah mufakat maka pemungutan suara akan diambil. Sebelum itu dilakukan pun pembahasan tata tertib terlebih dahulu harus dirampungkan.

"Kalau ini Anda tetap tidak terima, maka saya yang terima, karena saya hanya Mustafa Bisri, saya hanya orang yang ditimpa kecelakaan menjadi pengganti Kiai Sahal. Kalau tidak, lepaskan saya saja," ungkap dia.

Opsi tersebut muncul setelah Gus Mus mengadakan pertemuan tertutup dengan para kiai sepuh. Saat ini sidang kembali dilanjutkan dan memang belum ada keterangan resmi mengenai metode apa yang nantinya akan dipakai dalam memilih Rais Aam. (bag/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini