Polemik Calon Tunggal, Parpol Disarankan Impor Kader dari Daerah Lain

Jelang Pilkada Serentak

Polemik Calon Tunggal, Parpol Disarankan Impor Kader dari Daerah Lain

Indah Mutiara Kami - detikNews
Senin, 03 Agu 2015 15:25 WIB
Polemik Calon Tunggal, Parpol Disarankan Impor Kader dari Daerah Lain
Foto: File KPU Jatim
Jakarta - Pilkada di 10 daerah  hanya diikuti oleh calon tunggal. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyarankan partai politik percaya diri dalam mengajukan calon untuk bertanding.

"Bawaslu meminta agar parpol yang belum mendaftar tentu percaya diri, tampilkan kader terbaik yang mampu berkompetisi," kata anggota Bawaslu, Nasrullah dalam jumpa pers di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2015).

Dia mengambil contoh saat Pilgub DKI 2012. Gubernur DKI petahana kala itu, Fauzi Bowo dianggap tak terkalahkan. Namun, lalu muncul pesaing yang datang dari luar DKI Jakarta, Joko Widodo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika Pilgub DKI, saat semua survei tunjukkan petahana unggul, ternyata lawan yang diimpor dari daerah lain malah menang. Kenapa langkah tidak ditiru parpol? Kader dari daerah lain mungkin bisa jadi pesaing kuat," ungkapnya.

Soal adanya usulan penerbitan Perppu terkait calon tunggal, Nasrullah menyebut Bawaslu tidak dalam posisi setuju atau tidak. Namun, pihaknya meminta masalah penegakan hukum di Pilkada diselipkan bila Perppu ada.

"Kalau ada niat membuat Perppu, tolong masukkan soal penegakan hukumnya. Jangan tanggung. Akomodir keseluruhan karena di UU ada kehampaan di penegakan hukum," ujar Nasrullah.

Saat ini, masih ada 10 daerah yang Pilkada-nya hanya diikuti oleh 1 calon. Pendaftaran akan ditutup sore ini pukul 16.00.

(imk/erd)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini