Penembakan Mobil Pengusaha, Polisi Belum Periksa Sosok yang Dicurigai Korban

Penembakan Mobil Pengusaha, Polisi Belum Periksa Sosok yang Dicurigai Korban

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 03 Agu 2015 13:16 WIB
Penembakan Mobil Pengusaha, Polisi Belum Periksa Sosok yang Dicurigai Korban
Foto: Angling Aditya Purbaya
Semarang - Kepolisian terus menyelidiki dan mengumpulkan informasi terkait aksi teror berupa penembakan yang merusakkan kaca mobil milik pengusaha di Semarang. Salah satu informasi yang diperoleh adalah kecurigaan korban kepada mantan karyawannya.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Kristanto mengatakan saat ini pihaknya sudah memintai keterangan saksi kecuali korban, Kartika Sulistyowati (41) karena saat kejadian hari Sabtu (1/8) lalu sedang berada di Bali.

"Yang bersangkutan masih berada di Bali kemarin, belum dimintai keterangan," kata Kristanto saat dihubungi detikcom, Senin (3/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada wartawan, Kartika sempat mengatakan pihaknya tidak memiliki masalah di pekerjaannya, namun ia menaruh curiga kepada mantan karyawannya yang memiliki catatan kriminal dan dipecat beberapa hari lalu.

Terkait informasi itu, lanjut Kristanto, pihaknya tetap menghimpunnya, namun pemanggilan terhadap orang yang dicurigai tersebut belum bisa dilakukan.

"Masih isu, tapi kami tidak menutup informasi tersebut. Kita tetap harus punya dasarnya, penetapan tersangka juga harus ada dasarnya," tegas Kristanto.

Diketahui teror tersebut terjadi di teras rumah Kartika di Jalan Gombel Permai IX nomor 216 A, Semarang hari Sabtu lalu. Sekira pukul 09.30 sopir pribadi Kartika, Senin Suprapto (41) melihat dua lubang di kaca belakang mobil Toyota Inova bernomor polisi H 8419 BZ yang diparkir di teras.

Selain itu lubang juga ada di kaca depan rumah. Meski demikian Senin dan penghuni rumah tidak tahu kapan peristiwa penembakan terjadi. Dari keterangan para saksi yang diperiksa polisi juga tidak ada yang menyebutkan melihat orang mencurigakan melintas.

Dua proyektil kecil diamankan polisi dari lokasi kejadian. Dari jenis proyektil, senjata yang digunakan adalah senapan angin yang ditembakkan dari jarak dekat.

"Masih kami selidiki. Senjatanya senapan angin," pungkas Kristanto. (alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads