"Mau lihat sekaligus belajar karena pansel KPK nanti kan gelar tes wawancara juga," ujar Destri, di Gedung Setneg, Jl Veteran, Jakarta, Senin (3/8/2015).
Destri mengatakan dirinya juga ingin mengetahui cata tes wawancara. Menurut Destri ini penting supaya para calon bisa diketahui pribadinya, integritasnya dalam tes nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Destri berharap pansel KY dapat bekerja sebaik mungkin supaya dapat mencapai hasil maksimal. Dia juga berharap, peserta yang lolos merupakan orang yang terbaik.
"Semoga saja semuanya berjalan lancar," ujarnya.
Pansel KY menyisakan 18 nama peserta seleksi. Mereka menjalani wawancara secara terbuka yang dapat dilihat secara terbuka oleh masyarakat. Salah satu peserta, Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya Sumarno mengakui di forum itu ia melanggar kode etik hakim karena pernah menerima sponsor dari bos Maspion Alim Markus untuk biaya penyelenggaraan pertandingan tenis. (rvk/asp)










































