Menurut berbagai sumber yang dihimpun detikcom, Senin (3/8/2015) terdapat 7 calon tunggal yang diusung PDIP. Padahal KPU telah memberikan 'injury time' untuk pendaftaran di daerah yang masih terdapat pasangan calon tunggal.
Pertama adalah pasangan M Riyanto - Urip Widodo yang maju untuk Pilkada Blitar, Jawa Timur. Riyanto merupakan mantan Wakil Bupati Blitar, sedangkan Urip adalah Ketua DPC PDIP di wilayah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasangan calon tunggal berikutnya adalah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah yakni Tasdi - Dyah Hayunung Pratiwi. Pasangan ini dicalonkan oleh PDIP, Gerindra, PKS PAN dan Nasdem.
Tasdi merupakan Wakil Bupati Purbalingga, sementara Dyah adalah anak dari Gubernur Kalimantan Utara Triyono Budi Sasongko. Sebelumnya Triyono sempat memimpin Purbalingga selama 2 periode pada 2000-2005 dan 2005-2010.
Ketiga adalah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang hanya didaftar oleh pasangan Uu Ruzhanul Ulum dan Ade Sugianto. Pasangan ini merupakan petahana yang saat ini masih menjabat sebagai bupati dan wakil bupati. Keduanya diusung oleh PDI-P, PPP, Partai Golkar, PAN, PKS dan Partai Nasdem.
Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara juga hanya ada satu pasangan calon saja. Adalah Christiany Eugenia Peruntu -Β Frangky Donny Wongkar yang diusung oleh koalisi Golkar dan PDIP.
Christiany atau Tetty merupakan petahana yang berhasil membawa Golkar meraih banyak suara saat Pemilu legislatif di kabupeten Minahasa Selatan. Dia kali ini berpasangan dengan Frangky yang merupakan Ketua Fraksi PDIP DPRD Prov Sulawesi Utara.
Selanjutnya yang keempat adalah Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT yang hanya ada pasangan Raymundus Sau Fernandes dan Aloysius Kobes. Mereka diusung oleh PDI Perjuangan dan merupakan pasangan petahana.
Pasangan tunggal berikutnya adalah Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti yang mendaftar untuk Pilkada Surabaya. PDIP kembali mengusung pasangan ini dan semakin tak ada lawan.
Kali ini PDIP bergandengan dengan Nasdem untuk kembali memenangkan Risma. Parpol lain disebut takut menghadapi Risma, sampai-sampai koalisi Majapahit yang digawangi PKB pun 'runtuh' dan tak memunculkan calon.
Ada pula Kabupaten Asahan, Sumatera Utara yang juga diisi calon petahana dan tunggal. Adalah pasangan Taufan-Surya yang diusung Golkar, PPP, PDI Perjuangan, Nasdem, PBB, PKS, Demokrat, PAN dan PKPI.
Dua wilayah berikutnya yaitu Pacitan, Jawa Timur dan Samarinda, Kalimantan Selatan juga hanya ada calon tunggal. Namun kedua wilayah tersebut tak diusung calon dari PDIP. (bag/van)











































