"Adapun dampak dari kejadian ini adalah operasional landasan pacu atau runway Bandara Internasional Minangkabau dihentikan sementara, menunggu keputusan lebih lanjut dari Otoritas Bandara dan Airnav Indonesia selaku penyelenggara lalu lintas penerbangan," kata Corporate Secretary dan Legal Angkasa Pura II Agus Haryadi, Senin (3/8/2015).
Pesawat Citilink itu tergelincir pada Minggu (2/8) malam karena cuaca hujan deras di bandara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Angkasa Pura II (Persero) sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan pemangku kepentingan seperti Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, dan Lanud serta Airnav Indonesia untuk segera dan dengan cepat melakukan evakuasi pesawat tersebut agar operasional bandara secara keseluruhan dapat kembali berjalan normal.
"Peristiwa ini menjadi perhatian PT Angkasa Pura II (Persero) untuk selalu fokus pada keadaan darurat di setiap kondisi termasuk saat hujan lebat," tegas dia.
(ega/dra)











































