"Direksi Citilink juga akan tiba di Padang pada Senin pagi ini untuk menyaksikan langsung penanganan pesawat, dan berencana mengunjungi penumpang, terutama penumpang yang sempat dibawa ke rumah sakit akibat shock ringan," kata President & CEO Citilink Indonesia Albert Burhan di Jakarta lewat keterangan tertulis, Senin (3/8/2015).
Pesawat jenis Airbus A320 itu mengangkut 178 penumpang dengan rincian 174 penumpang dewasa, 1 anak, dan 3 bayi. Terdapat 6 kru yang ada di pesawat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu hingga kini otoritas Bandara Minangkabau masih melakukan penanganan untuk menggeser pesawat. Pesawat itu akan dijauhkan dari runway agar tak ganggu penerbangan lainnya.
"Kesulitan yang dialami saat ini adalah kondisi tanah yang menjadi berlumpur sehingga memerlukan tumpuan plat baja sebagai pijakan bagi roda pesawat agar bisa dipindahkan dengan mudah," ungkap Burhan.
Tanah berlumpur diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Padang dari Minggu (2/8) siang hingga sore. Roda bagian depan pesawat QG970 masuk ke tanah berlumpur tersebut sehingga perlu hati-hati untuk mengangkatnya.
"Kegiatan penarikan diharapkan bisa selesai secepatnya hari ini agar tidak mengganggu aktivitas penerbangan yang akan berlangsung," imbuh Burhan.
Citilink terus berkoordinasi dengan KNKT mengenai kejadian ini. Sampai saat ini belum ada kesimpulan mengenai penyebab utama pesawat yang tergelincir pada Minggu pukul 19.27 WIB itu. (bpn/dra)











































