"Pihak sekolah mengatakan kegiatan MOS edukatif dan tentang pengenalan sekolah, tidak ada kekerasan," kata Kapolresta Bekasi Kombes Daniel Bolly Tifaona, saat dihubungi detikcom, Minggu (2/8/2015).
Kegiatan MOS yang diikuti Evan digelar selama tiga hari, yaitu sejak 7 hingga 9 Juli 2015. Setelah itu seluruh siswa libur dan baru mulai aktif belajar pada 27 Juli 2015. Hasil keterangan dari orangtua, kata Daniel, Evan terlihat sehat walafiat. Bahkan, saat mengikuti pelajaran di hari pertama dan kedua, yaitu tanggal 27 dan 28 Juli 2015 juga dalam kondisi sehat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun dirujuk ke Puskesmas dan didapati hasil Evan mengidap asam urat dengan kandungan 6,7. Almarhum dirujuk ke RS Sayang Bunda. Keterbatasan peralatan membuat Evan kembali dirujuk ke RS Citra Harapan. Namun, sesampainya di sana Evan dinyatakan meninggal dunia.
"Jadi sementara analisa kita bahwa yang bersangkutan punya penyakit, siapa yang paling tahu, orangtuanya," kata Daniel. (ahy/ega)











































