Kata TNI soal 2 Anggota yang Dikeroyok Sopir dan Timer Kampung Melayu

Kata TNI soal 2 Anggota yang Dikeroyok Sopir dan Timer Kampung Melayu

Elza Astari Retaduari - detikNews
Minggu, 02 Agu 2015 11:49 WIB
Kata TNI soal 2 Anggota yang Dikeroyok Sopir dan Timer Kampung Melayu
Ilustrasi (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Sertu Indra Lesmana (26) dan Kopda Ade Wahyudin (34) dikeroyok sopir dan timer di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Kedua anggota Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) 11 Jakarta ini dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka parah.

"Awalnya korban dilarikan ke RS Hermina, tapi selanjutnya dibawa ke RSPAD ," kata Kadispen TNI AD Brigjen Wuryanto, Minggu (2/8/2015).

Wuryanto menjelaskan, kejadian berawal saat korban mengendarai motor berboncengan di Jl Otista Raya, tepatnya di traffic light Asia Makmur, Sabtu (1/8). Pada saat bersamaan, sebuah mikrolet memutar berbalik arah. Entah bagaimana, korban terserempat mikrolet itu dan terjatuh. Tidak terima, korban meminta pertanggungjawaban sopir mikrolet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban mengecek surat-surat mikrolet, tapi sopir tak dapat menunjukkan dan tidak memiliki SIM. Sopir menyarankan 2 korban ke Kampung Melayu jika ingin mengetahui kelengkapan mikrolet. Korban mengikuti hingga ke terminal," kata Wuryanto.

Di terminal, bukannnya ditunjukkan surat, tapi malah diteriaki. Kepada teman-temannya, sopir mikrolet tersebut mengaku ditodong korban. Sopir dan timer berkerumun dan langsung mengeroyok korban. Sertu Indra mengalami luka robek di bagian kepala dan memar di wajah, sedangkan Kopda Ade terluka memar.

"Pelaku berjumlah 20 OTK (orang tak dikenal)," kata Wuryanto.

Kejadian ini ditangani Polsek Jatinegara. Pimpinan TNI, kata Wuryanto, yakin kepolisian dapat mengungkap kasus tersebut. (ear/try)


Berita Terkait