Penegasan visi gerakan pencerahan global dimulai dengan penyelenggaraan Pertemuan Muhammadiyah Internasional (Muhammadiyah International Meeting / MIM) di Hotel Aryaduta Makassar, Minggu (2/8/2015) hari ini. Pertemuan ini adalah ajang konsolidasi gerakan Muhammadiyah di tingkat internasional yang diikuti oleh 16 pimpinan cabang istimewa Muhammadiyah, 'sister organization' dan sejumlah tamu kehormatan dari berbagai negara.
"Kami menjadikan agenda ini sebagai agenda rutin setiap muktamar untuk mempersatukan Muhammadiyah internasional yang terdiri dari cabang istimewa di luar negeri dan sister organisasi dari berbagai negara yang berafiliasi dengan Muhammadiyah," kata Ketua Panitia MIM Wachid Ridwan di hotel Aryaduta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membahas dinamika Muhammadiyah di luar negeri, pertemuan ini juga akan membahas prospek dan tantangan dakwah dan kerja sama Muhammadiyah dengan organisasi-organisasi di tingkat global. Muhammadiyah juga akan melakukan penendatanganan kerja sama dengan beberapa organisasi di mancangera untuk melakukan dakwah di tingkat global.
Saat ini cabang istimewa Muhammadiyah ada di 16 negara, di antaranya Belanda, Jerman, Italia dan Amerika Serikat. Sedangkan organisasi yang berafiliasi dengan Muhammadiyah, yang juga bernama Muhammadiyah, sudah berdiri di Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, Korea, dan Jepang.
(tor/erd)











































