Bersama 'Sister Organization', Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pencerahan

Bersama 'Sister Organization', Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pencerahan

Ahmad Toriq - detikNews
Minggu, 02 Agu 2015 10:49 WIB
Bersama Sister Organization, Muhammadiyah Perkuat Gerakan Pencerahan
Foto: Ahmad toriq
Jakarta - Muhammadiyah serius menggarap gerakan dakwah global. Lewat Muktamar ke-47, Muhammadiyah bersama sister organization dan cabang-cabang istimewa akan menegaskan visi gerakan pencerahan global.

Penegasan visi gerakan pencerahan global dimulai dengan penyelenggaraan Pertemuan Muhammadiyah Internasional (Muhammadiyah International Meeting / MIM) di Hotel Aryaduta Makassar, Minggu (2/8/2015) hari ini. Pertemuan ini adalah ajang konsolidasi gerakan Muhammadiyah di tingkat internasional yang diikuti oleh 16 pimpinan cabang istimewa Muhammadiyah, 'sister organization' dan sejumlah tamu kehormatan dari berbagai negara.

"Kami menjadikan agenda ini sebagai agenda rutin setiap muktamar untuk mempersatukan Muhammadiyah internasional yang terdiri dari cabang istimewa di luar negeri dan sister organisasi dari berbagai negara yang berafiliasi dengan Muhammadiyah," kata Ketua Panitia MIM Wachid Ridwan di hotel Aryaduta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wachid menjelaskan pertemuan internasional ini rutin dilaksanakan sejak Muktamar ke-45 tahun 2005 di Malang, Jawa Timur. Tujuan MIM ini untuk memperkuat visi dan gerakan Muhammadiyah dalam memperjuangkan Islan sebagai rahmat bagi semesta alam.

Selain membahas dinamika Muhammadiyah di luar negeri, pertemuan ini juga akan membahas prospek dan tantangan dakwah dan kerja sama Muhammadiyah dengan organisasi-organisasi di tingkat global. Muhammadiyah juga akan melakukan penendatanganan kerja sama dengan beberapa organisasi di mancangera untuk melakukan dakwah di tingkat global.

Saat ini cabang istimewa Muhammadiyah ada di 16 negara, di antaranya Belanda, Jerman, Italia dan Amerika Serikat. Sedangkan organisasi yang berafiliasi dengan Muhammadiyah, yang juga bernama Muhammadiyah, sudah berdiri di Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, Korea, dan Jepang.

(tor/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads