"Dia mau meperingatkan agar nggak ngebut tapi dengan melakukan penembakan. Padahal itu justru membahayakan diri sendiri dan orang lain. Itu tidak masuk akal keterangan yang dia berikan. Tapi karena itu keterangan yang dia bilang jadi ya sah-sah saja," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes pol umar Faruq saat dihubungi, Sabtu (1/8/2015).
Ia mengatakan Rachmanto tahu dengan baik tindakannya akan membahayakan seluruh nyawa yang ada dalam mobil tersebut. Termasuk, kemungkinan peluru menembus kaca dan mengenai anak korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekuatan pistol itu memang disebut Umar cukup kuat. Hal ini juga bisa terlihat dari postingan foto Dwi yang memperlihatkan kondisi kaca jendela yang retak karena tertembak senjata milik Rachmanto. Pisto itu, disebutnya, diperuntukkan untuk latihan menembak di arena latihan. Pistol itu sama sekali tak boleh dibawa keluar arena untuk kepentingan pribadi.
"Itu kan hanya untuk olahraga. Pistol itu digunakan club menembak tapi dilarang membawa keluar jadi selesai latihan, harus ditaruh ke loker," pungkasnya. (mnb/imk)











































