"Mengambil uang sejumlah USD 10.000, laptop, 13 telepon genggam dan peralatan elektronik lainnya," kata Head of the Information and Socio Cultural Affairs KBRI Kairo, Lauti Nia Sutedja dalam rilisnya, Minggu (2/8/2015).
Lauti menyebutkan bahwa ada 5 orang WNI di dalam flat tersebut saat perampokan terjadi. Salah satu WNI bernama Edy Yusuf baru pulang yasinan bersama istrinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendapatkan kabar mengenai kejadian pada pukul 01:30 waktu setempat, fungsi Konsuler KBRI Kairo segera melakukan langkah-langkah koordinasi dengan aparat keamanan setempat dan mendatangi TKP. KBRI bersama dengan perwakilan mahasiswa dan wakil korban kemudian mendatangi kepolisian rujukan.
Selanjutnya 2 petugas kepolisian segera ditugaskan ke TKP untuk melakukan penyelidikan sekaligus pemeriksaan lingkungan sekitar. Pasca pemeriksaan awal, KBRI mendampingi korban ke kepolisian dan membuat laporan sementara. (imk/bil)










































