"Awal tidak ada yang tahu kalau korban anggota TNI, sesampai di Terminal mereka menujukan identitasnya sebagai anggota TNI terhadap supir angkot yang nabrak motor mereka. Rupanya supir angkot yang menabrak berteriak maling sehingga timbul solidaritas dari supir angkot dan memukul kedua anggota TNI tersebut," kata Kapolsek Jatinegara Kompol Suwanda dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2015).
Kedua korban diketahui bernama Indra Lesmana (26) dan Ade Wahyudin (34) dan masih tercatat sebagai aparat TNI. Indra dan Ade awalnya ditabrak mikrolet 26 di lampu lalu lintas Jl Otista. Keduanya lalu meminta kelengkapan surat angkutan tersebut namun tak bisa ditunjukkan. Karena tak menemukan titik temu, mereka akhirnya bersepakat untuk membicarakan lebih lanjut di Terminal Kampung Melayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat insiden ini, Indra dan Ade langsung dilarikan ke RS Hermina Jatinegara. Indra mengalami luka yang cukup serius sehingga saat ini masih dalam perawatan. Ia mengalami luka robek di kepala belakang bagian kanan dan bagian samping kiri. Di beberapa bagian badannya juga terdapat memar dan lecet-lecet. Sementara itu, Ade hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang oleh dokter.
(mnb/imk)










































