Hal itu disampaikan Said Aqil dalam sambutannya dalam pembukaan Muktamar ke-33 NU di GOR Merdeka Alun-alun Jombang, Sabtu (1/8/2015). Pembukaan ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, sejumlah menteri dan tokoh nasional lainnya.
"Ke depan NU harus terus-menerus memperkuat ajaran ahlus sunnah wal jamaah," ucap Said Aqil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk itulah ketua NU dari dulu harus berbasis pesantren. Kita harus ikuti kembali nilai-nilai yang dipelopori pendiri NU," ujarnya.
"Saya juga berpesan kepada warga NU, agar semakin mengencangkan ikatan dengan ulama. Kita sebagai santri harus taat kepada sepuh," sambung Said Aqil.
Sebelum menutup sambutannya, Said Aqil mengungkapkan harapannya agar Muktamar NU berjalan dengan baik. Dia pun meminta doa restu kepada semua pihak yang hadir.
"Mari kita bermuktamar dengan khusyuk, santun. Kita tunjukkan berakhlakul karimah. Di Jombang ini, semoga muktamar ini menjadi muktamar yang dibarokahi dan diridhoi Allah," tutup Said Aqil. (imk/bil)










































