Pengusaha yang Mobilnya Ditembaki Curigai Mantan Karyawan

Pengusaha yang Mobilnya Ditembaki Curigai Mantan Karyawan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2015 16:32 WIB
Pengusaha yang Mobilnya Ditembaki Curigai Mantan Karyawan
Foto: Angling Aditya Purbaya
Semarang - Mobil Toyota  Innova bernomor polisi H 8419 BZ milik pengusaha, Kartika Sulistiowati (41) ditembaki orang tidak dikenal dan menyebabkan kaca belakang dan samping pecah. Kartika menduga tindakan tersebut dilakukan mantan karyawan yang pernah ia pecat.

Saat kejadian, Kartika tidak sedang berada di rumahnya di Jalan Gombel Permai IX nomor 216 A, Semarang. Pengusaha peralatan dapur itu sedang menghadiri acara pernikahan di Bali. Ia mengaku kaget mendengar informasi tersebut dan bermaksud langsung pulang sore ini.

"Saya kaget mendengar itu, ini saya langsung pulang Semarang," kata Kartika saat dihubungi melalui telepon, Sabtu (1/8/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kartika mengaku tidak memiliki masalah dalam pekerjaannya sehingga peristiwa tersebut sangat tidak terduga. Namun ia mengatakan beberapa hari lalu sempat memecat karyawannya yang punya rekam jejak kriminal.

"Belum lama ini saya memecat karyawan di kantor, dia punya catatan kriminal. Tapi saya serahkan ke polisi yang menangani," tandasnya.

Diketahui peristiwa penembakan diperkirakan terjadi pagi tadi, namun kerusakan baru diketahui oleh sopir pribadi Kartika, Senin Suprapto (41) sekira pukul 09.30. Saat itu Senin  terkejut melihat dua lubang bekas peluru di bagian belakang dan kiri belakang  mobil saat sedang membersihkannya.

Selain di mobil, lubang juga terdapat di kaca rumah. Anggota Polsek Banyumanik dan tim Inavis melakukan olah TKP setelah menerima laporan tersebut. Ada dua proyektil kecil peluru berwarna kuning dan abu-abu yang diamankan polisi.

"Saksi-saksi sementara tidak ada yang melihat orang lewat mencurigakan. Suara letusan juga belum ada yang memberikan informasi itu," kata Kapolsek Banyumanik, Kompol Kristanto kepada detikcom.

Saat kejadian ada adik Kartika, pembantu, dan sopir. Namun mereka sama sekali tidak mendengar letusan tembakan sehingga baru diketahui siang hari.

"Pemilik akan kami mintai keterangan, tapi sekarang masih di Bali," tandasnya. (alg/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads