Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kejadian kebakaran besar itu. Para saksi adalah para karyawan di perusahaan produsen buku milik keluarga pembalap Rio Haryanto tersebut.
Namun Budi mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan awal karena sejauh ini di lokasi kejadian api belum sepenuhnya bisa dipadamkan. Api masih membara sehingga polisi belum bisa melakukan olah TKP.
"Yang sudah dipastikan adalah tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Dari keterangan pengelola didapatkan taksiran kerugian sekitar Rp 300 miliar. Nanti kalau api benar-benar sudah padam, tim olah TKP bersama Tim Ident kalau perlu kita turunkan Tim Labkrim untuk mengetahui asal api. Paling cepat besok kita baru bisa memberikan keterangan awal," ujar Budi, Sabtu (1/8/2015).
Budi juga menambahkan kebakaran pabrik buku tersebut sulit dipadamkan karena di dalam pabrik terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar. Selain terdapat bahan kertas yang sudah jadi, di dalamnya juga terdapat bahan baku kertas yang semuanya juga bahan yang mudah terbakar.
Sementara itu di lokasi kejadian, kepulan asap dan kobaran api masih terlihat di beberapaa bagian. Warga nampak melihat dari jauh kebakaran itu dan sebagian besar dari mereka nampak mengabadikannya lewat kamera HP mereka. (mbr/dra)











































