Hingga Dini Hari Api di Pabrik Buku Kiky Masih Berkobar Besar

Hingga Dini Hari Api di Pabrik Buku Kiky Masih Berkobar Besar

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Sabtu, 01 Agu 2015 01:14 WIB
Hingga Dini Hari Api di Pabrik Buku Kiky Masih Berkobar Besar
Foto: mursid/pasangmata.com
Jakarta - Kebakaran di pabrik buku tulis Kiky di Kecataman Bayudono, Boyolali, Jawa Tengah, makin membesar. Petugas damkar masih berusaha memadamkan api.

Warga Dusun Bakalan, Desa Ngasem, Karanganyar, Mursid Suryo Broto (25) mengatakan asap yang ditimbulkan karena kebakaran pabrik buku tulis Kiki hingga terasa di rumahnya yang berjarak sekitar 600 meter dari lokasi kejadian.

"Dari rumah saya yang berjarak sekitar 600 meter dari lokasi terasa asap dan baunya," ujar Mursid kepada detikcom, Sabtu (1/8/2015) dini hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari kediamannya, kobaran api di pabrik buku tulis terkenal ini masih tampak besar. "Kebakaran tampak besar dari sini (rumah Mursid). Mobil damkar dan polisi sampai saat ini juga masih bolak-balik ke lokasi kebakaran, semakin banyak mobil damkarnya," jelas Mursid.

Saat kebakaran terjadi, Mursid mengaku memiliki saudara serta kerabat yang bekerja di pabrik buku tulis Kiki yakni Harni dan Tria. Beruntung, keduanya dapat keluar dari kobaran api di pabrik tersebut.

"Alhamdulillah saudara dan teman saya yang bekerja di pabrik Kiki jam 10 malam sudah sampai di rumah," terangnya.

Meski api semakin membesar, menurut Mursid api tidak akan merembet ke rumah penduduk. Hal itu lantaran jarak pabrik dengan rumah penduduk jauh.

"Jarak pabrik ke rumah penduduk sekitar 600 meteran, kemungkinan tidak sampai merembet api. Tapi pengaruh asap dan abu-abu dari kebakaran sampai ke rumah penduduk," ungkapnya.

Sementara itu, petugas DPK Boyolali, Wiyadi mengatakan untuk memadamkan api seluruh pemadam kebakaran di Karisidenan Surakarta turun tangan. Selama 3 jam pemadaman api masih berkobar.

"Seluruh pemadam turun, dari Sukoharjo, Sragen, Karanganyar dan Solo. Kita sudah kerahkan seluruh unit termasuk minta bantuan dari kota-kota lain," kata Wiyadi.

Api berkobar makin besar. Belum ada kabar apakah kejadian ini menimbulkan korban jiwa atau tidak. Wiyadi juga belum bisa mengabarkan apa penyebab kebakaran di pabrik buku tulis terkenal itu. "Mengenai korban dan penyebab belum ada informasi," ucapnya.

(tfn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads