Din didampingi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, KH Alwy Udding, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal dan para pengurus Muhammadiyah. Saat tiba di kantor Pusdim Makassar, Din langsung dipasangkan Songkok To Bone yang berwarna emas, simbol penghargaan masyarakat Bugis-Makassar pada tamunya. Din juga disambut tarian Pa'gellu Pangala, tarian khas Tana Toraja yang biasa dibawakan ketika menyambut kepulangan patriot perang.
Menurut Din dalam pidatonya, pembangunan Pusdim Makassar membawa manfaat bagi dakwah kader Muhammadiyah di Makassar, yakni dakwah pencerahan 'addakwah tanwiriyah'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meresmikan Pusdim Makassar, Din juga meresmikan secara simbolik Masjid Darussalam Muhammadiyah di Borong Jambua, Makassar dan gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah di Kab. Tana Toraja.
Selain itu, Din juga ikut meluncurkan buku berjudul Matahari Pembaharuan di Serambi Madinah; Menelusuri Tapak Jejak Muhammadiyah di Makassar. (mna/try)











































