PMII Sleman Dukung Sistem AHWA untuk Rais Aam

Jelang Muktamar ke-33 NU

PMII Sleman Dukung Sistem AHWA untuk Rais Aam

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 16:46 WIB
PMII Sleman Dukung Sistem AHWA untuk Rais Aam
Foto: Situs Resmi NU
Jakarta - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) sebagai organisasi kemahasiswaan berideologi NU ikut berpendapat mengenai mekanisme pemilihan Rais Aam. Ketua PMII Sleman Ahmad Bahrul Anshori berpendapat bahwa mekanisme Ahlu Halli Wal Aqdi sudah sesuai dengan khittah NU.

"Sistem pemilihan Rais Aam dengan AHWA sudah tepat bahwa dengan musyawarah seperti itu NU akan memiliki dan mengembalikan NU pada khittahnya dulu," ungkap Bahrul saat dihubungi detikcom, Jumat (31/7/2015).

PMII Sleman sendiri juga telah mengirimkan delegasi untuk menghadiri Muktamar di Jombang. Meski tak ikut bersuara soal siapa yang tepat menduduki posisi di AHWA, namun menurutnya mekanisme musyawarah akan membuat NU semakin besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari awal NU berdiri dipilih mekanisme musyawarah dan menjadikan NU sebagai organisasi yang besar," sebut Bahrul.

Selain itu Bahrul juga menyambut baik tema Muktamar kali ini yakni tentang Islam Nusantara. Ciri khas inilah yang membuat NU lebih diterima hingga ke masyarakat di pelosok-pelosok dengan pendekatan budayanya.

"Selain musyawarah, Islam Nusantara juga terbukti yang melekatkan, yang bisa menyatukan berbagai golongan tanpa mendiskreditkan satu pun," ungkap dia.

Mekanisme pemilihan Rais Aam NU dengan AHWA menuai perdebatan jelang pelaksanaan Muktamar. Rais Aam merupakan pucuk tertinggi kepemimpinan NU sehingga proses pemilihannya cepat direspons oleh kaum nahdliyin.

Ketum PBNU Said Aqil Siroj juga mendukung mekanisme ini karena Rais Aam lebih baik dipilih secara musyawarah untuk menjauhkan dari praktik politik praktis. Tetapi Salahuddin Wahid dan Muhammad Adnan yang juga mencalonkan diri sebagai Ketum PBNU menolak AHWA karena dianggap kurang mewakili suara seluruh warga NU.

(bag/try)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads