"Tak ada perpecahan. Tapi, memang pencalonan di Pilkada Surabaya ini belum ada, belum clear. Namun, intinya kita PAN sepakat agar Pilkada tak ditunda ke 2017," kata Yandri saat dihubungi, Jumat (31/7/2015).
Dia menambahkan pengajuan calon pada hari terakhir pendaftaran nanti memperlihatkan Koalisi Majapahit serius mengusung pasangan calon untuk menghadapi Tri Rismaharini- Whisnu Sakti Buana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, bagaimana dengan NasDem yang mendukung Risma?
"Ya begini, secara DPP PAN juga mendukung Risma. Tapi, ini kan dalam koalisi," jawab Anggota Komisi II DPR itu.
Seperti diketahui, Koalisi Majapahit merupakan gabungan dari enam parpol yang terdiri dari Golkar, Gerindra, PKS, PAN, PKB, dan NasDem. Namun, NasDem menyatakan dukungan untuk Risma dan seolah meninggalkan Koalisi Majapahit.
"Dari awal NasDem mendukung Risma-Whisnu. Setahu saya begitu (tidak bergabung ke Koalisi Majapahit)," tutur Sekjen NasDem Patrice Rio Capella saat dikonfirmasi, Jumat (31/7/2015).
(hty/tor)











































