Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Garuda Arif Wibowo saat menandatangani MoU dengan Kementerian Pendidikan Menengah dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Gedung A Kemdikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (31/7/2015). Penandatanganan MoU dihadiri oleh Mendikbud Anies Baswedan.
"Peruntukan diskon dikhususkan bagi perjalanan dinas beserta perjalanan pribadi dan keluarga inti yang terdiri dari pasangan dan 3 orang anak," ujar Arif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kerjasama berlangsung untuk kurun waktu 5 tahun ke depan. Selain dua keuntungan tersebut, keuntungan lainnya yaitu special boarding greeting kepada para guru. Mereka dipersilakan masuk pesawat lebih awal.
"Hal ini untuk membantu mewujudkan impian guru Indonesia terbang dengan Garuda Indonesia," tuturnya.
Menteri Pendidikan Anies Baswedan menjelaskan, kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan kedua belah pihak beberapa hari lalu. Anies mengapresiasi kesediaan Garuda untuk lebih peduli kepada para guru di Indonesia.
"Diskusi 2-3 hari kemarin menjadi kenyataan. Kita rapat di Cengkareng. Kita duduk satu meja sebagai anak bangsa yang merasakan dampak pendidikan," tutur Anies.
"Bukan sekedar rapat, tapi pertemuan antar hati. Bergerak di luar yang direncanakan. Kami apresiasi teman-teman di Garuda. Mari kita buat perusahaan besar lain iri dengan Garuda," lanjutnya.
Arif Wibowo menambahkan, selain fasilitas diskon, ekstra bagasi, dan special boarding greeting, Garuda juga memiliki beberapa program lain dalam rangka membantu dunia pendidikan Indonesia. Di antaranya inisiasi program donasi mileage dan anggota GarudaMiles. (rna/hri)











































