Menurut Wakil Ketua Kontingen Indonesia Mardani Zuhri, ada sekitar 85 anjung kegiatan dari berbagai negara dan LSM dalam arena GDV. Di antaranya ada pengetahuan mengenai terumbu karang dari Taiwan, permainan ludo dari Bangladesh, penanganan P3K dan origami dari Jepang.
Selain itu, ada pula pengetahuan alam hingga cara bertahan hidup di alam bebas dari stand Amerika, gua buatan dari Arab Saudi, pengetahuan mengenai kebencanaan untuk anak-anak dari Unicef, dan lain sebagainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka juga bermain ludo, origami dan belajar P3K. Meski bukan permainan dari negeri sendiri, para anggota pramuka Indonesia ini bisa mengikuti.
"Gampang kok. Permainan ludo Bangladesh seperti ular tangga yang kita kenal di Indonesia," ujar anggota tim yang lain, Alfis Akbar (15).
Mereka juga bermain bersama kontingen dari negara lain. Tim yang beranggotakan 10 orang tersebut terlihat akrab bermain dan bernyanyi bersama. (khf/aan)











































