Wow! Bendera Partai dan Tokoh Politik Ikut Mejeng di Arena Muktamar NU

Jelang Muktamar NU

Wow! Bendera Partai dan Tokoh Politik Ikut Mejeng di Arena Muktamar NU

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 14:24 WIB
Wow! Bendera Partai dan Tokoh Politik Ikut Mejeng di Arena Muktamar NU
Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta - Jauh sebelum Muktamar ke-33 Nahdlatul Ulama digelar, sejumlah pihak mengingatkan agar tak ada bendera partai di arena muktamar di Jombang, Jawa Timur. Namun kenyataannya saat ini sejumlah bendera partai bertebaran di sekitar arena muktamar. Tak hanya berdera partai, bahkan gambar tokoh politik pun terpampang di sekitar arena muktamar.

Layaknya sebuah kampanye, bendera partai dan gambar tokoh politik itu seolah berebut pengaruh dari kaum santri. Β 
Β 
Pantauan detikcom hari ini, Jumat (31/7/2015) bendera partai politik dan spanduk bergambar pengurus partai bertebaran di jalan-jalan protokol Kota Santri itu. Meski sejumlah pihak menolak adanya muatan politik dalam pergelaran Muktamar NU ke 33 ini, nampaknya tidak ada penertiban terhadap atribut parpol tersebut.
Β 
Di sepanjang jalur Surabaya-Madiun di wilayah Jombang, bendara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terpasang di sejumlah titik. Di antaranya di Jalan Raya Mojoagung, Peterongan hingga Keplaksari. Bendera PKB menghiasi tepi jalan raya dan jembatan.
Β 
Bahkan di fly over Peterongan, ratusan bendera PKB terpasang di tepi jalan layang berdampingan dengan bendera partai Partai Persatuan Pembangunan. Pemandangan serupa terlihat di taman Ringin Contong, Jombang Kota. Puluhan bendera PPP yang berwarna hijau muda terpasang diantara bendera NU.
Β 
Selain berupa bendera partai, spanduk dan baliho bermuatan politik juga bertebaran di jalan-jalan protokol Kota Jombang. Spanduk dan baliho besar tersebut berisi ucapan selamat dan sukses atas penyelenggaraan Muktamar NU ke 33. Hanya saja, gambar tokoh politik pengurus partai terpampang jelas beserta simbol partai.
Β 
Seperti di sudut kanan Taman Keplaksari, terdapat baliho besar yang menampilkan gambar Abdul Halim Iskandar yang tak lain Ketua DPW PKB Jatim. Gambar Ketua Umum PPP munas Surabaya Romahurmuziy, Ketua Umum Golkar Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua Umum PKB Muaimin Iskandar, hingga Ketua DPW NasDem Jatim terpampang di baliho dan spanduk yang dipasang di sejumlah persimpangan jalan.
Β 
Para tokoh parpol itu seakan berlomba untuk menampangkan diri dalam gelaran muktamar kali ini. Terlebih lagi mulai pagi tadi, ribuan peserta muktamar dari berbagai provinsi di Indonesia mulai berdatangan ke Jombang. Mereka melakukan pendaftaran sebagai peserta di GOR Merdeka Jombang untuk kemudian menempati penginapan masing-masing di 4 pondok pesantren yang disiapkan panitia.
Β 
Menjamurnya atribut parpol itu nampaknya tak mendapatkan respon dari panitia muktamar. Padahal sebelumnya, Yayasan Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang getol menolak apabila muktamar dicampuri urusan politik. Mereka pun menertibkan atribut partai yang sempat dipasang di lingkungan pondok.

"Tempat kami murni menjadi tempat bagi tamu Nahdlatul Ulama (NU) bukan tamu partai atau yang lain. Semua harus menanggalkan partai masing-masing dan terfokus ke NU, tidak boleh terkontaminasi kepentingan yang lain," kata Humas Yayasan Bahrul Ulum usai menertibkan atribut partai di pondoknya, Sabtu (25/7).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muktamar NU ke 33 akan digelar di Kabupaten Jombang 1-5 Agustus. Presiden Jokowi direncakan akan hadir untuk membuka muktamar di Alun-alun Jombang. Meski baru dimulai esok hari, sejak pagi tadi ribuan muktamirin sudah mulai datang ke Jombang untuk melakukan pendaftaran.

(try/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads