Menteri Hanif Terharu Dengar Kisah Fitri, Bocah yang Bekerja demi Keluarga

Menteri Hanif Terharu Dengar Kisah Fitri, Bocah yang Bekerja demi Keluarga

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 13:32 WIB
Menteri Hanif Terharu Dengar Kisah Fitri, Bocah yang Bekerja demi Keluarga
Foto: Angling Adhitya P
Semarang - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri tidak kuasa menahan haru ketika mendengar kisah hidup salah satu pekerja anak dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah bernama  Fitriyanah (16) dalam acara Penyerahan Paket Peralatan Sekolah dan Uang Saku kepada Pekerja Anak Penerima Manfaat PPA-PKH di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Semarang.

Di atas panggung, Fitriyanah menceritakan kisah hidupnya yang harus turun tangan membantu kedua orang tuanya yang kurang mampu untuk menghidupi keluarga. Anak yang tinggal di Dukuh Lamaran, gang Merpati 7, Kecamatan Larahan, Brebes itu harus berjuang sejak kelas 3 SD karena ayahnya komplikasi jantung.

"Adik-adik masih kecil. Saya bantu-bantu ibu, mengupas bawang merah, mencuci, dan lainnya. Saya rela melakukan apapun demi adik-adik saya," kata Fitriyah, Jumat (31/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan Fitriyanah sempat berkeinginan berhenti sekolah setelah lulus SMP karena tidak ada biaya. Beruntung orang tua sahabatnya memperkenalkan Program Pengurangan Pekerja Anak - Program Keluarga Harapan (PPA-PKH) sehingga kini bisa melanjutkan sekolah ke SMA Negeri 1 Larahan.

"Setelah saya ikut program itu dan pelatihan selama 1 bulan, saya tidak punya keinginan berhenti sekolah, justru ingin sekolah terus Insya Allah sampai kuliah. Saya ingin jadi dokter," pungkas putri pasangan Sanori (45) dan Daryati (45) itu.

Usai bercerita, Fitriyanah turun panggung dan langsung disambut menteri Hanif dan berbincang sejenak. Hanif sempat menyeka air matanya. Begitupula dengan Kepala Dinakertranduk Jateng, Wika Bintang, yang duduk di sebelahnya.

"Tadi pak Menteri sempat bilang ingin bantu sekolah saya dan saya diminta cari nomor (telepon) agar bisa terus berkomunikasi," imbuh Fitriyanah.

Menteri Hanif mengungkapkan rasa trenyuhnya mendengar cerita Fitriyanah saat memberikan sambutan. Ia juga merespons cerita Fitriyanah dengan bernyanyi lagu "Anak Indonesia".

"Saya nyanyi saja, judulnya  'Anak Indonesia' Untuk merespon certita adik kita Fitriyanah dari Brebes. Dengar ceritanya, perasaan saya seperti film,  hidup kita diputer," kata menteri Hanif.
Hanif mengaku kisah Fitriyanah tidak jauh berbeda dengan dirinya yang hidup dari keluarga tidak mampu. Ia pun memberikan motivasi kepada ratusan pekerja anak yang hadir dalam acara tersebut agar tidak putus sekolah karena merasa harus bekerja memenuhi kebutuhan keluarga.

"Saya juga dari keluarga susah, keluarga yang juga tidak berada, maka ibu saya  pergi ke Saudi jadi TKI, sama-sama susah. Tapi karena kegigihan dari keluarga dan pribadi, maka orang susah pun bisa jadi menteri," tegasnya.

Dalam acara tersebut, Hanif menyerahkan paket peralatan sekolah dan uang saku kepada 1.350 pekerja anak Penerima Manfaat PPA-PKH dari 11 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, Pemalang, Kebumen, Banyumas, Magelang, Temanggung, Jepara, Sragen,  dan Banjarnegara.

Bantuan tersebut diharapka bisa mengentaskan anak-anak di bawah umur dari pekerjaan mereka karena kewajiban anak-anak adalah berlajar dan bermain. Hanif pun berharap pemerintah Kabupaten/Kota juga terus mendukung dengan menggunakan APBD.

"Tugas kita mendorong anak-anak agar bisa kita tarik dari pekerjaan dan kembali sekolah. Sebenarnya kuncinya dua, anak-anak itu belajar dan bermain untuk kembangkan potensi," terangnya. (alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads