Gus Sholah Berharap Muktamar NU ke-33 Jauh dari Politik Uang

Jelang Muktamar NU

Gus Sholah Berharap Muktamar NU ke-33 Jauh dari Politik Uang

Hardani Triyoga - detikNews
Jumat, 31 Jul 2015 08:06 WIB
Gus Sholah Berharap Muktamar NU ke-33 Jauh dari Politik Uang
Foto: Danu Damarjati
Jakarta - Nama Gus Sholah atau Salahudin Wahid tak bisa lepas dari Nahdlatul Ulama (NU). Gus Sholah yang siap maju dalam bursa pencalonan Ketua Umum PBNU punya harapan untuk kesuksesan Muktamar NU di Jombang, Jawa Timur, 1-5 Agustus 2015.

Gus Sholah berharap Muktamar NU bisa jauh dari politik uang. Ia menduga ada permainan uang dalam pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur.

"Muktamar bisa sukses, berjalan baik dan jauh, tidak terjadi politik uang. Hasil muktamar bisa merekomendasikan program yang baik untuk orang banyak," kata Gus Sholah saat dihubungi, Kamis (30/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menekankan proses Muktamar NU mesti dijaga tanpa dicampuri dengan politik uang. Jika ini terjadi, maka berimbas dalam menjalankan roda organisasi massa Islam terbesar ini.

"Dalam proses itu awalnya harus bersih. Makanya, kalau terpilih, saya itu ada keinginan untuk pembenahan organisasi agar lebih transparan, akuntabel," sebut pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur itu.

Kemudian, harapan lain, Gus Solah ingin dalam muktamar nanti tidak memberlakukan sistem ahlul halli wal aqdi (Ahwa). Dia berpendapat sistem ini dipaksakan jika memberlakukan di Jombang, nanti. Pasalnya, sistem Ahwa bukan hasil dari Muktamar ke-32 di Makasar.

"Jangan sampai sistem ini dipakai. Ini kan bukan hasil produk muktamar. Saya ingin seperti itu," tuturnya.

(hat/jor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads