Gus Sholah berharap Muktamar NU bisa jauh dari politik uang. Ia menduga ada permainan uang dalam pelaksanaan Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur.
"Muktamar bisa sukses, berjalan baik dan jauh, tidak terjadi politik uang. Hasil muktamar bisa merekomendasikan program yang baik untuk orang banyak," kata Gus Sholah saat dihubungi, Kamis (30/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam proses itu awalnya harus bersih. Makanya, kalau terpilih, saya itu ada keinginan untuk pembenahan organisasi agar lebih transparan, akuntabel," sebut pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur itu.
Kemudian, harapan lain, Gus Solah ingin dalam muktamar nanti tidak memberlakukan sistem ahlul halli wal aqdi (Ahwa). Dia berpendapat sistem ini dipaksakan jika memberlakukan di Jombang, nanti. Pasalnya, sistem Ahwa bukan hasil dari Muktamar ke-32 di Makasar.
"Jangan sampai sistem ini dipakai. Ini kan bukan hasil produk muktamar. Saya ingin seperti itu," tuturnya.
(hat/jor)











































