Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Bocah Perempuan Terjadi di Soppeng Sulsel

Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Bocah Perempuan Terjadi di Soppeng Sulsel

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 19:18 WIB
Makassar - Belum tuntas kasus pembunuhan Engeline di Denpasar, peristiwa keji yang menimpa korban anak-anak ini kembali terjadi di Kab. Soppeng, Sulawesi Selatan. Bocah berusia 10 tahun itu menjadi korban pembunuhan yang disertai aksi pemerkosaan sepupunya sendiri, Misbah (25).

Kapolres Soppeng AKBP Dodied Aji pada wartawan, Kamis (29/7/2015), menyebutkan bahwa bocah malang yang dirawat neneknya, dilaporkan hilang pada Rabu 22 Juli lalu. Karena tak ditemukan, akhirnya pihak keluarga baru melapor ke Polres Soppeng pada Jumat (24/7).

Setelah mendapat pengaduan, anggota Polres Soppeng dibantu keluarga kemudian mencari korban. Setelah melakukan pencarian selama 5 hari, jasad korban ditemukan sudah membusuk di kebun milik H. Syamsuddin di kampung Paowe Kel. Salokaraja Kec. Lalabata Kab. Soppeng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jasad korban ditemukan kemarin malam sekitar pukul 22.00 wita di kebun milik warga, ditutupi daun kelapa kering belakang bangunan sanggar tani," ujar Dodied.

Dodied menambahkan, pihaknya tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap pelaku. Dari keterangan warga setempat, korban terakhir bersama sepupunya, Mahmud.Anggota Polres Soppeng pun melakukan pengejaran bekerjasama dengan anggota Polsek Manggala, Makassar.

Pelaku berhasil diciduk di tempat kerjanya di jalan Kakaktua, Makassar. Dari hasil interogasi petugas, pelaku mengakui telah membunuh korban dengan mencekik dan memperkosanya.

"Jenazah korban usai ditemukan langsung divisum di RSUD Soppeng, diketahui ada bekas luka sobek di sekitar alat vital korban, batok kepala retak dan luka di tangan kanannya," ujar Dodied.

Korban diketahui dirawat neneknya yang bernama Suka, pasca perceraian kedua orang tuanya beberapa tahun silam. Ayah korban diketahui bermukim di Masamba, Sulsel, sementara ibundanya kini tinggal di Samarinda. (mna/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini