Kapolres Soppeng AKBP Dodied Aji pada wartawan, Kamis (29/7/2015), menyebutkan bahwa bocah malang yang dirawat neneknya, dilaporkan hilang pada Rabu 22 Juli lalu. Karena tak ditemukan, akhirnya pihak keluarga baru melapor ke Polres Soppeng pada Jumat (24/7).
Setelah mendapat pengaduan, anggota Polres Soppeng dibantu keluarga kemudian mencari korban. Setelah melakukan pencarian selama 5 hari, jasad korban ditemukan sudah membusuk di kebun milik H. Syamsuddin di kampung Paowe Kel. Salokaraja Kec. Lalabata Kab. Soppeng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dodied menambahkan, pihaknya tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap pelaku. Dari keterangan warga setempat, korban terakhir bersama sepupunya, Mahmud.Anggota Polres Soppeng pun melakukan pengejaran bekerjasama dengan anggota Polsek Manggala, Makassar.
Pelaku berhasil diciduk di tempat kerjanya di jalan Kakaktua, Makassar. Dari hasil interogasi petugas, pelaku mengakui telah membunuh korban dengan mencekik dan memperkosanya.
"Jenazah korban usai ditemukan langsung divisum di RSUD Soppeng, diketahui ada bekas luka sobek di sekitar alat vital korban, batok kepala retak dan luka di tangan kanannya," ujar Dodied.
Korban diketahui dirawat neneknya yang bernama Suka, pasca perceraian kedua orang tuanya beberapa tahun silam. Ayah korban diketahui bermukim di Masamba, Sulsel, sementara ibundanya kini tinggal di Samarinda. (mna/try)










































