Bocah Korban Pembacokan Supriyadi di Pesta Ultah Bertambah Jadi 2

Bocah Korban Pembacokan Supriyadi di Pesta Ultah Bertambah Jadi 2

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 30 Jul 2015 19:14 WIB
Bocah Korban Pembacokan Supriyadi di Pesta Ultah Bertambah Jadi 2
Supriyadi, pelaku pembacokan (Foto: Angling Adhitya P/detikcom)
Semarang - Satu bocah korban Supriyadi meninggal dunia meski sudah mendapatkan perawatan intensif di RSUP dr Kariadi Semarang. Bocah bernama Ahmad Zaki (12) itu memang menderita luka parah setelah disabet golok Supriyadi di pesta ultah.

Humas RSUP Dr Kariadi Parna mengatakan pihaknya sudah memberikan perawatan  intensif di ruang khusus yaitu Pediatric Intensive Care Unit (PICU)/Neonate Intensive Care Unit (NICU). Namun hari Rabu (29/7) sore kemarin Zaki menghembuskan nafas terakhir.

"Meninggal sekitar jam 16.30. Keluarga memutuskan langsung dibawa pulang ke Demak," kata Parna kepada wartawan, Kamis (30/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari informasi yang diperoleh, Zaki sudah dimakamkan tidak jauh dari rumahnya di Karangtengah, Demak pukul 10.00 siang tadi.
Diketahui peristiwa pembacokan yang dilakukan Supriyadi di rumahnya di Desa Wonowoso, Karangtengah, Demak  terjadi hari Minggu (26/7) lalu  sekira pukul 11.00. Saat itu salah satu tetangganya yaitu Eko Nur Arifin (23) menggelar acara ulang tahun anaknya dengan berbagai hiburan. Banyak warga yang menonton termasuk anak-anak.

Tiba-tiba  Supriyadi keluar rumah membawa golok dan mengamuk. Tiga anak yang duduk di halaman rumah pelaku yaitu Safik, Zaki, dan Azka terkena sabetan golok. Azka tewas karena sabetan di leher sedangkan Safik dan Zaki dilarikan ke RS Sunan Kalijaga dan dirujuk ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Luka yang diderita Zaki cukup serius di perut sebelah kiri. Akibat sabetan golok itu, usus besarnya sempat keluar. Segala upaya sudah dilakukan untuk menolongnya, namun ternyata ia tidak sanggup bertahan.

Sementara itu  kondisi korban bernama Safik saat ini sudah mulai membaik. Ia juga sudah dipindahkan dari IGD ke bangsal.

"Pekembangan (kondisi Safik) bagus, kini tinggal pemulihan," terangnya.

Dengan meninggalnya Zaki, korban amukan Supriyadi kini menjadi dua orang. Pelaku yang dikenal tetangga memiliki gangguan jiwa itu sudah mendekam di sel Polres Demak. Kepolisian menunggu hasil tes apakah pelaku benar-benar stres atau tidak karena saat dimintai keterangan ia menjawab dengan lancar. (alg/try)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini