"Dia (Sufyan) biasa mangkal di Simpang 4 (Lhokseumawe)," kata Kasatpol PP Lhokseumawe Irsyadi, Kamis (30/7/2015).
Sufyan diamankan di Lapangan Hiraq, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (29/7) petang. Saat itu, dia menggelar lapak permainan lempar gelang. Orang yang berhasil memasukkan gelang ke botol mendapatkan Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu. Barang-barang tersebut kini disita petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pemeriksaan, Sufyan berasal dari Desa Balee, Kecamatan Mamplam, Bireuen. Setahun terakhir, dia berada di Lhokseumawe dan mengemis dengan cara membawa kotak sumbangan anak yatim. Sehari, dia bisa mendapatkan Rp 100 ribu.
Kepada petugas, Sufyan mengaku pernah tinggal di Banda Aceh. "Uang Ringgit itu didapatkan di sana (Banda Aceh) dari turis Malaysia," tutur Irsyadi.
Saat ini, Sufyan yang berstatus duda beranak satu ini masih berada di kantor Satpol PP Lhokseumawe. Keluarganya akan dipanggil. Untuk sementara, pihak Satpol PP akan melakukan pembinaan. (try/nrl)











































